“Black Friday. The Day for Shopping”
Kami memulai hari itu dengan makan siang di kawasan
Dari Harlem, perjalanan ke Metropolitan Museum dilanjutkan dengan Subway, transaksi karcis untuk 6 kali perjalanan dilakukan dengan mesin elektronik, self service yang membuat nyaman penumpang karena mesinnya sangat efisien sehingga tidak banyak terbuang untuk antri tiket misalnya, lagipula satu tiket kereta bisa digunakan untuk menggunakan kereta subway jurusan manapun, sesuai dengan keinginan.
Museum Metropilitan sangat ramai dikunjungi oleh wisatawan, saya selalu membandingkan dengan keadaan negeriku yang musiumnya keliatan payah untuk menghidupi sendiri, apalagi sekedar untuk menerik pengunjung sebanyak-banyaknya. Sepertinya tingkat pendidikan menjadi salah satu isu terkait dengan keinginan untuk mengunjungi museum.
Masuk museum di NY gratis, tempatnya nyaman dan dikelola secara professional. Karena Amerika tidak mempunyai sejarah yang merentang ribuan tahun, maka beberapa item yang disodorkan dibawa dari Negara lain, baik itu benda asli maupun replica. Kita dapat menemukan kuil mesir yang asli disini, ataupun peninggalan seni Islam, lukisan, fotografi dan juga beberapa benda kesenian kontemporer. Selian itu, disalah satu bangsal berjendela kaca yang tepat berhadapan dengan
Dari Musium, dengan menggunakan semacam bus, kami menuju ke tengah
Tujuan ke tengah kota malam itu hanya satu, mengunjungi Rockefeller Center, tapi kami menyempatkan juga mampir ke beberapa toko, misalnya GUCCI hanya sekar melihat-lihat, toko barang elektronik dan tentunya
Kami tidak mencoba untuk menaiki menara Rockefeller, hanya menikmati beberapa teguk Starbucks, but someday I definitely will reach the top of this building, like I definitely will reach the top in my life.
amircool
__apartemen Raleigh__
6.12 pm
3 comments:
ceritanya keren, rajin-rajin posting yah... kalo bisa lebih ada muatannya, masa mau menulis tanpa ada point yang di tonjolkan sih.... mana bukti intelektualnya?
mas, masa' foto dengan latar statue of liberty kelewat? enggak kan. Belom dipublish mungkin ya.
(sotoy mode on)Itu kan simbol harapan akan hidup lebih baik di tanah baru lho. (sotoy mode off)
kemaren lom sempat kesana coy! ntar desember mau kesana lagi, satu hari, demi patung liberty
Post a Comment